Tekindo Energi — Acara Seremonial Ekspor Perdana Bijih Nikel PT. Tekindo Energi

By Tekindo Energi
Seremonial Ekspor Perdana Bijih Nikel PT. Tekindo Energi

Seremonial Ekspor Perdana Bijih Nikel PT. Tekindo Energi

WEDA – PT. Tekindo Energi menggelar acara Seremonial Ekspor Perdana Ore Nickel, Sabtu (13/7). Acara Seremonial Ekspor Perdana Ore Nickel yang diresmikan oleh Gubernur Maluku Utara KH. Abdul Ghani Kasuba itu dihadiri oleh Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan Dra. Merry Maryati Msc. Ibu Gubernur Faunia Kasuba, Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara, Wakil Bupati Abd. Rahim Odeyani, Kapolres AKBP Andri Haryanto, Kejati Malut, Kepala Bea Cukai Ternate Musafak serta seluruh karyawan PT. Tekindo Energi, karyawan PT. Gunung Mas Group (GMG), PT. Teka Mining Resources dan PT. Sinar Karya Mustika (SKM).

Presiden Direktur PT. Tekindo Energi Yohanes J. Tendean menyatakan PT. Tekindo Energi adalah satu-satunya perusahaan milik warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “100 persen sahamnya adalah milik putra asli NKRI.” Ujar pemilik saham PT. Tekindo Energi itu. Ia menyatakan, dalam ekspor perdana ini PT. Tekindo Energi mendapatkan kuota ekspor 3 Juta metrik ton Ore dalam bentuk masih mentah. “semoga dengan ijin ekspor dan harapan tercapainya kuota ekspor ini bisa membantu perkembangan dan kesejahteraan 7 desa lingkar tambang dalam hal infrastruktur” harapnya.

Karena itu. Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah diminta terus mendukung PT. Tekindo Energi. “Kami meminta dukungan pemerintah dan seluruh stakeholder untuk mendukung aktifitas PT. Tekindo Energi,” pintanya.

Beberapa hari lalu, PT. Tekindo Energi juga memberikan bantuan Bus Sekolah yang menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Bus Sekolah ini akan mengantar jemput seluruh siswa di 7 Desa lingkar tambang. “Sopir bus digaji oleh PT. Tekindo Energi, begitu juga biaya perawatan dan bahan bakar minyak (BBM) bus ditanggung perusahaan,” ucapnya.

Sementara Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara meminta dukungan Pemerintah Provinsi untuk memperlancar iklim investasi di Halmahera Tengah. “Melalui tangan dingin Pak Gubernur saya berharap iklim investasi lebih baik lagi.” Ucap orang nomor satu di Pemkab Halmahera Tengah ini. Ia berharap Camat dan Kepala Desa menjaga investasi di Halmahera Tengah demi kesejahteraan masyarakat. ”Kalau ada kepentingan yang berhubungan dengan kepentingan umum tolong sampaikan ke pemerintah daerah,” harapnya. Halmahera Tengah tidak boleh ketinggalan dengan daerah lain karena merupakan pusat investasi terbesar.

Sementara Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan Dra. Merry Maryati Msc. Mengapresiasi PT. Tekindo Energi yang telah melakukan ekspor perdana. “Maluku Utara merupakan penghasil nikel terbesar. Dari total ekspor Indonesia, Maluku Utara capai 52 persen”, ungkapnya. Sembari berharap pabrik smelter PT. Tekindo Energi secepat mungkin dibangun agar tidak lagi mengekspor hasil mentah.

Di tempat terpisah Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba mengatakan di Maluku Utara, daerah yang paling berpeluang sejahtera adalah Halmahera Tengah karena dikelilingi perusahaan raksasa. “dengan adanya perusahaan ini saya harap Halmahera Tengah tidak gelap lagi,” harapnya. Jumlah masyarakat di Maluku Utara hanya 1 Juta lebih, sementara Halmahera Tengah hanya 30rb. Karenanya, Gubernur dua periode ini berharap Halmahera Tengah lebih sejahtera dari daerah lain.

Usai Sambutan, Gubernur didampingi Ibu dan Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan Dra. Merry Maryati Msc, Bupati Halmahera Tengah Edi Langkara beserta Presiden Direktur PT. Tekindo Energi Yohanes J. Tendean memulai acara seremonial potong pita dan membunyikan sirene serta pelepasan balon sebagai penutup Acara Seremonial Ekspor Perdana PT. Tekindo Energi.

(red).

Please follow and like us:
error20